Kader Desa untuk Kesehatan Mental

Pada hari Rabu, 30 Oktober 2019, staf sejenakhening.com bagian Field Officer (Suad dan Angga) memulai tugas mereka dengan mencari calon kader untuk desa Potoya dan Soulowe.

Kader adalah orang yang terpilih untuk menjadi penghubung langsung antara tim dengan masyarakat serta pemerintah desa. Kader juga berfungsi untuk membantu jalannya pogram di tiap desa yang mereka tempati. Kader yang terpilih akan menjadi bagian dari projek dalam mengerjakan program yang telah disusun sebelumnya.

Bertempat di kantor SKP-Ham Sulteng, Suad dan Angga berdiskusi untuk meminta rekomendasi calon kader desa Potoya dan Soulowe kepada pihak SKP-Ham yang diwakili oleh Korta. Mereka terlebih dahulu telah menjalin kemitraan dan telah mengenal baik warga di desa Potoya dan Soulowe.

Dengan rekomendasi dari pihak SKP-Ham Sulteng, mereka dipertemukan dengan Ibu Hadijah sebagai calon kader desa Potoya. Setelah itu mereka berbincang-bincang dan menjelaskan mengenai program yang akan dijalankan di desanya nanti. Penjelasan dari tim diterima dengan baik oleh Ibu Hadijah, dan akhirnya ia bersedia bergabung menjadi salah satu kader dalam program sejenakhening.com dan Caritas Germany.

Kembalinya Suad dan Angga dari SKP-Ham, mereka menyampaikan kepada Directur dan Program Manager bahwa setelah berbincang-bincang dengan Ibu Hadijah mengenai program, mereka merekomendasikan ia sebagai Kader di desa Potoya. Dan berharap ibu Hadijah dapat diterima menjadi kader dengan pertimbangan  rekomendasi dari pihak SKP-Ham dan kriteria yang sesuai dengan standar yang telah ditentukan oleh tim.

Sebelum kader turun dan menjalankan tugas di desa masing-masing, mereka akan dilatih dan belajar konseling dasar. Tugas kader desa nantinya adalah dengan didampingi oleh Field Officer, mereka akan menangani kasus seputar kesehatan mental dengan kategori kasus ringan sampai kasus sedang di desa masing-masing. Jika kasus yang ditemukan tidak dapat ditangani (kasus sedang – kasus berat) maka kader yang bertugas diharuskan merujuk pasien ke psikolog yang ada di Puskesmas setempat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *